26 September 2022 | 9:06 PM
26 September 2022 | 9:06 PM

Paparan Wakil Gubernur Maluku Terkait Perkembangan Kasus Covid-19 & Evaluasi PPKM Bersama Menko Perekonomian RI

Ambon – Berdasarkan data perkembangan Covid-19 di Maluku terhitung 22 Maret hingga 12 Febuari 2022, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 16.939 orang.

Sebanyak 2.047 orang dalam proses perawatan, 14.615 orang dinyatakan sembuh dan 277 orang meninggal dunia.

Penambahan kasus baru sejak 14 Januari sampai dengan 12 Febuari 2022 sebanyak 2.285. Terbanyak berasal dari Kota Ambon yaitu sebesar 80,2 persen. Ditinjau dari kelompok umur maka kasus baru terbanyak berasal dari kelompok umur 25-44 tahun.

Demikian paparan Wakil Gubernur Maluku, Drs. Barnabas Nathaniel Orno didampingi Penjabat Sekda Maluku, Sadali Ie dan Kepala BPBD Provinsi Maluku, Hendri Far-far dalam rapat koordinasi terbatas bersama Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto melalui video Confrence, Minggu, 13 Febuari 2022.

Dijelaskan, dari penambahan kasus baru tersebut, terdapat 232 pasien yang telah dinyatakan sembuh. Mayoritas pasien sembuh terbanyak juga berasal dari Kota Ambon.

Presentasi angka kematian di Maluku 1,6 persen lebih kecil dari angka kematian nasional yaitu 3,0 persen. Angka kesembuhan Maluku sebesar 86,3 persen dimana lebih kecil dari angka kesembuhan nasional yaitu 93,6 persen.

“Jadi tingkat positif Covid-19 di Maluku per 31 Januari hingga 06 Febuari 2022, berada di atas 5 persen dengan kata lain tidak sesuai dengan standar WHO. Dalam kurun waktu tersebut, terdapat 13.918 orang yang diperiksa, tercatat 796 kasus positif yang ditemukan, ” kata Wagub.

Ditambahkannya, pertanggal 06 Febuari 2022, zonasi Covid-19 Maluku berada pada zona resiko rendah (zona kuning), dengan rincian di 11 kota kabupaten yaitu satu (1) zona orange yaitu kota Ambon, sembilan (9) zona kuning yaitu kabupaten Maluku Tengah, SBB, SBT, Buru, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, Tual, dan MBD. Sementara Buu Selatan berada pada zona hijau.

Terkait dengan pelaksanaan PPKM berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 07 Tahun 2022, di 11 kota kabupaten di Maluku, level I yaitu Bursel, Malra, Kepulauan Tanimbar, dan MBD. Sementara PPKM level II yaitu Kota Ambon, Malteng, SBB, SBT, BURU, kepulauan Aru dan Tual.

Stok Vaksin
Menurut paparan Wagub, stok vaksin terhitung 12 Febuari 2022, Sinovac sebanyak 27.866 dosis, Moderna sebanyak 0 dosis. Astrazeneca sebanyak 0 dosis, P-Fizer sebanyak 80.358 dosis.

Untuk capaian vaksin sendiri kata Wagub, terhitung 12 Febuari 2022 jumlah Kumulatif sasaran vaksin di Provinsi Maluku yaitu 1.417.690 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum serta usia 12-17 tahun.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Maluku secara manual, per 12 Febuari 2022 menunjukan capaian vaksinasi dosis dia sebesar 39,29 persen atau 556.950 orang. Demikian rinciannya sebagai berikut, Kota Ambon mencapai 96,4 persen vaksinasi dosis satu dan 61,32 persen vaksinasi dosis dua.

Kabupaten Kepulauan Aru mencapai 77,36 persen vaksinasi dosis satu dan 43,48 persen vaksinasi dosis dua. Kabupaten Malra mencapai 77,36 persen vaksinasi dosis satu dan 41,84 persen vaksinasi dosis dua. Kabupaten MBD mencapai 75,85 persen vaksinasi dosis satu dan 41,91 persen vaksinasi dosis dua. Kabupaten Kepulauan Tanimbar mencapai 74,09 persen vaksinasi dosis satu dan 46,56 persen vaksinasi dosis dua.

Kabupaten SBT mencapai 72,26 persen vaksinasi dosis satu dan 33,62 persen vaksinasi dosis dua. Kabupaten Buru mencapai 68,77 persen vaksinasi dosis satu dan 37,04 persen vaksinasi dosis dua. Kabupaten Malteng mencapai 51,55 persen vaksinasi dosis satu dan 32,32 persen vaksinasi dosis dua. Kabupaten SBB mencapai 48,69 persen vaksinasi dosis satu dan 19,27 persen atau 533.304 orang.

Dengan kata lain, lanjut Wagub terdapat deviasi data antara Dinas Kesehatan Promal dan Kementerian Kesehatan sebesar 1,85 persen untuk vaksinasi dosis satu dan 1,67 persen vaksinasi dosis dua.

Untuk vaksinasi dosis tiga, Dinkes Provinsi Maluku mencatat telah melakukan vaksinasi kepada 11.658 orang. Sedangkan data Kementerian Kesehatan RI, mencatat telah tervaksinasi dosis tiga kepada 15.135 orang.

Sebagai langkah upaya penanganan lonjakan kasus Covid-19, kata Wagub, Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi secara intensif dengan Satgas Penanganan Covid-19 kota kabupaten. Kedua melakukan pencarian aktif di 11 kota kabupaten melalui tes cepat antigen di perkantoran maupun sekolah. Ketiga, melakukan pengobatan insentif kepada pasien Covid-19 yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun kasus terkonfirmasi yang melakukan isolasi mandiri.

Selain itu membuka fasilitas isolasi terpusat bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan CT Value rendah/ tergolong infeksius dan tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Serta pelaku perjalanan dengan hasil PCR + maupun rapid antigen reaktif dan membuka pelayanan Telemedicine.

Sementara rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan yang pertama penyiapan Balai Diklat Pertanian sebagai tempat isolasi terpusat, kedua memberlakukan pengetatan pintu masuk pada Bandara Pattimura, Pelabuhan Yos Sudarso, dan Pelabuhan Slamet Riyadi dengan upaya pencarian aktif melalui Screening dengan metode random sampling. (*)

ALAMAT

Alamat : Jln. Pattimura No. 1
Telepon : 0911-343424
Email : kominfo@malukuprov.go.id 

PETA